Berita
Rockstar Games Mengeluarkan Pernyataan tentang Kejaran GTA 6 dalam Pernyataan Baru
Rockstar Games secara resmi telah menanggapi kebocoran video besar GTA 6 selama akhir pekan.
Dalam pernyataan di akun media sosialnya, Rockstar Games sekarang telah mengkonfirmasi keaslian video gameplay yang bocor. Perusahaan ini mengungkapkan kekecewaan besar atas pengungkapan informasi tentang game tersebut dengan cara seperti itu. Rockstar Games bersikeras bahwa kebocoran tersebut tidak akan menyebabkan penundaan proyek.
Lebih dari 90 video footage GTA 6 yang belum selesai muncul online selama akhir pekan. Video tersebut menampilkan prototipe awal dari apa yang tampaknya merupakan versi open-world dari Miami. Ini konsisten dengan klaim sebelumnya bahwa GTA 6 akan kembali ke Vice City yang terkenal. Tak lama setelah kebocoran besar ini, seorang peretas muncul mengaku bertanggung jawab. Peretas tersebut mengaku telah menemukan footage Grand Theft Auto 6 yang belum selesai. Selain itu, peretas tersebut mengaku memiliki kode sumber untuk GTA 6 dan GTA 5 yang populer.
A Message from Rockstar Games pic.twitter.com/T4Wztu8RW8
— Rockstar Games (@RockstarGames) 19 September 2022
Rockstar Games mengkonfirmasi bahwa “pihak ketiga yang tidak berwenang” telah mendapatkan akses dan mengompromikan sistem perusahaan. Namun, Rockstar telah berjanji kepada penggemar dan masyarakat bahwa insiden tersebut tidak akan memiliki dampak pada layanan game live untuk Grand Theft Auto Online atau pembuatan GTA 6. Perusahaan tersebut menegaskan komitmennya untuk mengeluarkan pembaruan untuk game tersebut ketika mereka siap melakukannya.
“Kami baru-baru ini mengalami pelanggaran jaringan di mana pihak ketiga yang tidak berwenang mengakses dan mengunduh informasi rahasia dari sistem kami, termasuk footage pengembangan awal untuk Grand Theft Auto berikutnya,” bunyi pernyataan tersebut sebagian.
“Saat ini, kami tidak mengharapkan gangguan pada layanan game live kami atau dampak jangka panjang pada pengembangan proyek yang sedang berlangsung.
Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar, memerintahkan pengguna yang telah memposting video untuk menghapusnya karena melanggar hak cipta. Penerbit tersebut juga memerintahkan administrator Forum GTA untuk menghapus semua informasi tentang kebocoran GTA 6.











