Berita
Bandai Namco, Penerbit Elden Ring Dilaporkan Diretas oleh Kelompok Ransomware
Sebuah organisasi peretasan terkemuka telah meretas penerbit Elden Ring, Bandai Namco. Menurut sumber, penerbit asal Jepang itu kini menjadi target terbaru serangan ransomware oleh organisasi peretasan BlackCat. Vx-underground, sebuah kelompok yang memantau internet untuk perangkat lunak mata-mata, mengungkapkan berita ini.
“Kelompok ransomware ALPHV (atau disebut juga kelompok ransomware BlackCat) mengklaim telah meminta tebusan dari Bandai Namco,” kata kelompok tersebut.
https://twitter.com/vxunderground/status/1546479433405665280 Masih belum jelas seberapa besar kerusakan yang dialami penerbit tersebut. Selain itu, detail mengenai jumlah uang yang diminta kelompok ransomware BlackCat juga masih belum jelas. Sebelumnya, kelompok pemantau ransomware DarkFeed juga telah membagikan tangkapan layar dugaan intrusi BlackCat. https://twitter.com/ido_cohen2/status/1546426418871128064 Vx-underground telah membangun nama di industri malware internet. Kelompok tersebut telah melaporkan beberapa peretasan lainnya, termasuk peretasan Lapsu$ yang terkenal. Perusahaan kemudian mengonfirmasi berita tersebut. Meskipun kebocoran data lazim terjadi di bisnis game, peretas skala penuh adalah hal yang sama sekali berbeda. Beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan serangan siber pada perusahaan di sektor ini. Beberapa perusahaan paling terkenal juga telah menjadi korban. Tahun lalu, serangan besar-besaran pada Nvidia GeForce diklaim mengungkap banyak game PC masa depan. Seorang peretas juga merilis kode sumber Twitch dan informasi kompensasi kreator pada Oktober 2021. Twitch mengakui kerentanan tersebut dan meyakinkan penggunanya bahwa perusahaan sedang bekerja keras untuk penyelesaiannya. Peretas itu menerbitkan arsip 125GB ke 4chan, mengungkap banyak informasi pribadi tentang layanan streaming langsung tersebut. Menurut peretas, niatnya berbeda dengan BlackCat.
Peretas tersebut menyatakan “mendorong lebih banyak gangguan dan persaingan di ruang streaming video online” karena Twitch telah merosot menjadi “kubangan beracun yang menjijikkan.”
Peretasan Industri Lainnya
Pada 2021, server Capcom juga diretas. Tahun yang sama, beberapa bulan setelah CyberPunk 2077 diluncurkan, CD Projekt Red menjadi korban peretas. Kedua perusahaan tersebut menolak membayar tebusan, dan penerbit Elden Ring kemungkinan akan mengikuti jejak mereka jika rumor tebusan itu lebih dari sekadar dugaan spekulatif. Apa pendapat Anda tentang peretasan Bandai Namco? Apa pemikiran Anda tentang maraknya peretasan di industri game? Beri tahu kami di media sosial kami di sini atau di kolom komentar di bawah.