Game
Funcom Kurangi Karyawan dan Tunjuk CEO Baru saat Beralih ke Dua Game Bertahan Hidup
Funcom akan memangkas organisasi dan melepas sejumlah karyawan seiring dengan fokusnya yang semakin mengerucut pada pengoperasian jangka panjang Dune: Awakening dan Conan Exiles, demikian umumkan pengembang dan penerbit yang berbasis di Norwegia itu pada 14 Oktober 2026. Chief Product Officer Scott Junior akan naik menjadi CEO.
Proses restrukturisasi dimulai sekarang. Funcom mengatakan, sebagai bentuk penghormatan kepada karyawan yang terdampak, pihaknya tidak akan membagikan informasi lebih lanjut sampai proses tersebut selesai. Perusahaan menyatakan bahwa restrukturisasi ini akan memastikan fokusnya ke depan tertuju pada Dune: Awakening dan Conan Exiles. Funcom juga tetap berkomitmen mendukung, memperluas, dan mengembangkan kedua game beserta komunitasnya selama bertahun-tahun mendatang.
Rui Casais, yang telah memimpin Funcom selama 11 tahun terakhir dan akan meninggalkan perusahaan pada akhir 2026, menjelaskan bahwa skala Dune: Awakening menjadi salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan tersebut.
“Dune: Awakening adalah proyek terbesar yang pernah kami kerjakan, dan pengerjaannya membutuhkan sumber daya pengembangan yang besar selama bertahun-tahun di seluruh studio kami,” kata Casais. “Peralihan dari produksi penuh ke pengembangan dan operasional pascapeluncuran jangka panjang membutuhkan organisasi yang berbeda. Kami tentu ingin semua orang yang turut membangun Dune: Awakening tetap bersama kami, tetapi kami tidak dapat mempertahankan skala dan struktur yang dibutuhkan selama masa puncak pengembangan saat memasuki tahap berikutnya ini.”
Casais mengatakan bahwa ia berfokus memastikan proses ini memberikan dukungan sebaik mungkin kepada semua pihak yang terdampak, serta memperlakukan rekan kerja dengan hormat dan transparan.
Veteran 25 Tahun Naik Jabatan
Junior telah bekerja di Funcom selama 25 tahun dan memimpin pengembangan pascapeluncuran serta operasional langsung beberapa game terbesar perusahaan, termasuk Conan Exiles, The Secret World, dan Age of Conan. Ia juga menjabat sebagai produser eksekutif Dune: Awakening, memimpin tim yang membawa game tersebut ke pasar untuk PC, PlayStation, dan Xbox. Funcom mengatakan bahwa peralihan kepemimpinan ini selaras langsung dengan pengalaman Junior dalam pengembangan dan operasional game yang terus berjalan.
Junior mengatakan bahwa memimpin pertumbuhan berkelanjutan kedua game tersebut merupakan tanggung jawab besar dan ia merasa terhormat dipercaya mengembannya.
“Ke depannya, fokus saya adalah memastikan Funcom memiliki struktur organisasi sebaik mungkin untuk mengembangkan game-game ini selama bertahun-tahun mendatang melalui konten dan gameplay baru, sembari menjaga hubungan erat dengan komunitas kami yang berdedikasi,” katanya.
Junior menambahkan bahwa Funcom memiliki pengalaman luas dalam menciptakan game bertahan hidup dan dunia terbuka. Ia mengatakan bahwa fokus tim adalah mengembangkan Dune: Awakening dan Conan Exiles, menghadirkan pengalaman bagi para pemain, serta melanjutkan fondasi yang telah dibangun Casais.
Casais Mundur Setelah 22 Tahun
Casais meninggalkan jabatan CEO setelah 22 tahun bekerja di Funcom. Ia bergabung dengan perusahaan itu pada 2004 sebagai programmer AI junior untuk Age of Conan, menjadi Chief Technology Officer pada 2008, lalu naik menjadi CEO pada 2015.
Di bawah kepemimpinannya, Funcom meluncurkan Conan Exiles. Perusahaan mengatakan bahwa biaya pengembangan game itu kembali dalam lima hari dan bahwa game tersebut masih menjadi salah satu yang paling menguntungkan serta paling banyak dimainkan, hampir satu dekade kemudian.
Casais juga memimpin Funcom saat diakuisisi Tencent. Menurut perusahaan, akuisisi tersebut membuka peluang investasi dan pertumbuhan yang lebih besar, termasuk kelanjutan pengembangan Conan Exiles dan pembuatan Dune: Awakening, proyek terbesar Funcom hingga saat ini. Ia memperluas kapasitas pengembangan Funcom melalui akuisisi ZPX, pengembang yang berbasis di Portugal.
Ia mendirikan bisnis penerbitan pihak ketiga perusahaan, yang menghadirkan game seperti Metal: Hellsinger, Mutant Year Zero, dan Aloft ke pasar. Ia juga memimpin akuisisi Cabinet Entertainment, yang memberi Funcom kendali atas kekayaan intelektual, termasuk Conan the Barbarian, Solomon Kane, dan Mutant Year Zero.
Casais mengatakan bahwa secara pribadi, saat ini merupakan waktu yang wajar baginya untuk melangkah pergi. Ia menambahkan bahwa dirinya sangat bangga dengan pencapaian Funcom. Menurutnya, perusahaan kini memasuki tahap berbeda, ketika tim harus berfokus pada pengembangan berkelanjutan dan operasional langsung kedua game tersebut. Ia juga sepenuhnya percaya pada kemampuan Junior untuk mengembangkan keduanya ke depannya.
Dua Game Bertahan Hidup di Tiga Platform
Dune: Awakening pertama kali dirilis untuk PC pada Juni 2025, lalu diluncurkan untuk PlayStation dan Xbox pada September. Dengan demikian, game ini menjadi game bertahan hidup kedua Funcom setelah Conan Exiles yang tersedia di ketiga platform tersebut. Setelah siklus pengembangan besar itu rampung, Funcom mengatakan akan mengalihkan fokus utamanya pada pengoperasian, pertumbuhan, dan perluasan kedua game dalam jangka panjang.
Edisi Enhanced Conan Exiles baru-baru ini dirilis, dan Funcom mengatakan akan terus mengembangkan edisi tersebut.
Funcom adalah pengembang dan penerbit game daring untuk PC dan konsol. Perusahaan ini telah beroperasi sejak 1993 dan merilis lebih dari dua puluh game, termasuk The Longest Journey, Anarchy Online, Age of Conan: Hyborian Adventures, Secret World Legends, The Park, dan Dreamfall: The Longest Journey.
Casais akan meninggalkan Funcom pada akhir 2026. Hingga saat itu, ia akan bekerja erat dengan Junior untuk mengelola proses restrukturisasi dan memastikan peralihan kepemimpinan berlangsung lancar.











